Rabu, 09 Desember 2015

Jones (Ini bekas event sebenernya)


Sil Houette, si gadis pemilik surai putih tulang itu memilih model rambut ponytail dalam rekreasinya kali ini. Seperti biasa, sepasang sepatu flat melengkapi dress cokelat selutut dan kardigan sewarna yang menggantung di tubuhnya.

Setelah seharian berkelana sendirian di sekitar Fantasy Area dan mencoba beberapa permainan, ia pun berakhir di sebuah kafe untuk sekedar mengistirahatkan kakinya yang pegal-pegal sambil menikmati secangkir americano.

“Besok kita ke mana lagi?” telinga Sil menangkap suara seorang wanita dari meja sebelahnya.
“Ada tempat yang ingin kau kunjungi?” seorang pria merespon, balik bertanya.

Sil langsung melengos ke luar jendela. Bibir atasnya terangkat sebelah, meremehkan. Ternyata hanya sepasang kekasih yang sedang mengatur rencana jalan-jalan bersama.

Di luar jendela kafe, Sil bisa melihat seorang perempuan berbalut coat merah berdiri membelakanginya. Sil tengah asyik memperhatikan pakaian dan tas bermerk yang menggelantung di bahu wanita tersebut, sampai akhirnya seorang pria jangkung datang dan menggenggam tangan perempuan modis itu. Sil semakin gerah. Ia membuang pandangan lagi.

Diraihnya cangkir americano dari atas meja dan menyeruput isinya sampai habis. Belum sempat cairan pahit itu masuk ke tenggorokannya, manik kehijauan Sil malah sudah disuguhi dengan sepasang kekasih lain yang masuk bergandengan ke dalam kafe. Alis Sil bertaut. Ada apa, sih, dengan semua pasangan kekasih yang ada di sini?

Ia menaruh cangkirnya sambil mengerahkan sedikit tenaga hingga terdengar dentingan khas hasil antukan cangkir putih tersebut dengan meja kaca. Sil berdiri dan meninggalkan mejanya dengan suntuk.

Ya, ya. Sil tahu ia memang tidak punya pacar seperti yang lain.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar